Minggu, 25 November 2018

AUDIT SISTEM INFORMASI


PENJUALAN PADA PT. SERIJAYA STEEL PAMULANG


Nama Kelompok 6  :
1.    Daud Dinsyafri (11115602)
2.    Rina Gunawan (16115007)
3.    Shuha Mursila.D (16115558)
Kelas : 4KA11





UNIVERSITAS GUNADARMA
 PTA 2018/2019

1.            Obyek Audit :
-          PT. Serijaya Steel Pamulang

2.            Metode  audit  yang  digunakan : audit  around  the  computer 
dengan pengendalian  terhadap  prosedur  pelaksanaan  dan  sistem  informasi yang  terdiri dari :
a. Pengendalian   security   yaitu   pengendalian   keamanan   di   bidang   physical dan pengendalian keamanan di bidang logical.
b. Pengendalian  information  yaitu  pengendalian  mengenai  proses  input dan output.
c. Pengedalian  continuity  yaitu  pengendalian  tentang  backup dan  recovery data.

3.            Tujuan Audit :
-          Untuk memastikan keamanan asset sistem informasi penjualan baik physical maupun logical.
-          Untuk memastikan adanya kontrol informasi (input dan output) pada sistem infromasi penjualan.
-          Untuk memastikan sistem perusahaan memiliki backup data dan recovery data.

4.            Rencana Audit :
-          Bertemu dengan manajemen perusahaan
-          Memahami tugas audit yang harus dilakukan
-          Memahami resiko pada bisnis tersebut
-          Membuat program audit terperinci




5.            Instrumen Audit :
-          Melakukan wawancara dengan karyawan yang berhubungan dengan bagian yang akan diaudit.
-          Memahami kegiatan bisnis perusahaan dan struktur organisasi perusahaan.
-          Meminta copy data dan infromasi yang berhubungan dengan sistem informasi perusahaan.
-          Memahami sistem yang digunakan perusahaan.
-          Melakukan pengujian aplikasi pada proses input dan ouput.
-          Melakukan pengujian untuk mengetahui resiko-resiko apakah sudah dapat ditangani oleh aplikasi.
-          Mengaudit terhadap pengendalian backup dan recovery.

6.            Hasil Temuan :
a.    Hasil temuan pada Physical Security :
-          Tidak ada asuransi pada data-data perusahaan
-          Semua orang dapat menggunakan komputer dibagian accounting dan marketing.
-          Semua orang dalam perusahaan bebas keluar masuk ruangan komputer.
-          Tidak ada id atau password untuk menggunakan komputer utama dibagian acoounting dan marketing.

b.    Hasil temuan pada Logical Security:
-          Tidak terdapat helpdesk pada aplikasi
-          Perawatan software aplikasi dilakukan terlalu lama.
-          Tidak ada batasan untuk kesalahan memasukkan id/password.
-          Update password tidak dilakukan secara periodik
-          Tidak ada pembaharuan terhadap sistem.



Selasa, 06 November 2018

TOOLS UNTUK MELAKUKAN AUDIT


Selain COBIT, terdapat beberapa tools lain yang digunakan untuk melakukan audit teknologi informasi, yaitu sebagai berikut :
1. ACL (Audit Command Language)
Merupakan perangkat lunak dalam pelaksanaan audit yang di design khusus untuk melakukan analisa data elektronik suatu perusahaan dan membantu menyiapkan laporan audit secara mudah dan interaktif. ACL dapat digunakan untuk user biasa atau yang sudah ahli.
2. Picalo
Picalo adalah perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan analisa data yang dihasilkan dari berbagai sumber. Picalo dikemas dengan GUI (Graphis User Interface) yang mudah digunakan, dan dapat berjalan di berbagai sistem operasi.
3. Metasploit
Metasploit merupakan perangkat lunak yang dapat membanttu keamanan dan sifat profesionalisme teknologi informasi seperti melakukan identifikasi masalah keamanan, verifikasi kerentanan, dapat melakukan scanning aplikasi website, dan rekayasa sosial.
4. NMap (Network Mapper)
NMap bersifat open source yang digunakan untuk audit dalam hal keamanan. Sistem dan administrator menggunakan perangkat lunak ini sebagai persediaan jaringan, mengelola jadwal layanan untuk upgrade, jenis firewall apa yang sedang digunakan, dan lain-lain. NMap berjalan pada semua sistem operasi dan paket biner seperti Linux, serta dapat melakukan transfer data secara fleksibel.
5. Wireshark
Wireshark adalah jaringan terkemuka pada analyzer protocol. Perangkat ini dapat membantu dalam melakukan penangkapan dan interaksi dalam penelusuran lalu lintas yang berjalan pada jaringan komputer.

Control Objective for Information and related Technology (COBIT)


Control Objective for Information & Related Technology (COBIT) adalah sekumpulan dokumentasi best practice untuk IT Governance yang dapat membantu auditor, pengguna (user), dan manajemen, untuk menjembatani gap antara resiko bisnis, kebutuhan kontrol dan masalah-masalah teknis IT (Sasongko, 2009).
COBIT mendukung tata kelola TI dengan menyediakan kerangka kerja untuk mengatur keselarasan TI dengan bisnis. Selain itu, kerangka kerja juga memastikan bahwa TI memungkinkan bisnis, memaksimalkan keuntungan, resiko TI dikelola secara tepat, dan sumber daya TI digunakan secara bertanggung jawab (Tanuwijaya dan Sarno, 2010).
Kerangka Kerja COBIT
Kerangka kerja COBIT terdiri atas beberapa arahan/pedoman, yakni:
·        Control Objectives
Terdiri atas 4 tujuan pengendalian tingkat-tinggi (high-level control objectives) yang terbagi dalam 4 domain, yaitu : Planning & Organization , Acquisition & Implementation Delivery & Support , dan Monitoring & Evaluation.
·        Audit Guidelines
Berisi sebanyak 318 tujuan-tujuan pengendalian yang bersifat rinci (detailed control objectives) untuk membantu para auditor dalam memberikan management assurance dan/atau saran perbaikan.
·        Management Guidelines
Berisi arahan, baik secara umum maupun spesifik, mengenai apa saja yang mesti dilakukan, terutama agar dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut :
v  Sejauh mana TI harus bergerak atau digunakan, dan apakah biaya TI yang dikeluarkan sesuai dengan manfaat yang dihasilkannya.
v  Apa saja indikator untuk suatu kinerja yang bagus.
v  Apa saja faktor atau kondisi yang harus diciptakan agar dapat mencapai sukses ( critical success factors ).
v  Apa saja risiko-risiko yang timbul, apabila kita tidak mencapai sasaran yang ditentukan.
v  Bagaimana dengan perusahaan lainnya, apa yang mereka lakukan.
v  Bagaimana mengukur keberhasilan dan bagaimana pula membandingkannya.
Manfaat dan Pengguna COBIT
Secara manajerial target pengguna COBIT dan manfaatnya adalah :
·        Direktur dan Eksekutif
Untuk memastikan manajemen mengikuti dan mengimplementasikan strategi searah dan sejalan dengan TI.
·        Manajemen
v  Untuk mengambil keputusan investasi TI.
v  Untuk keseimbangan resiko dan kontrol investasi.
v  Untuk benchmark lingkungan TI sekarang dan masa depan.
·        Pengguna
Untuk memperoleh jaminan keamanan dan control produk dan jasa yang dibutuhkan secara internal maupun eksternal.
·        Auditors
v  Untuk memperkuat opini untuk manajemen dalam control internal.
v  Untuk memberikan saran pada control minimum yang diperlukan.