Jumat, 14 Oktober 2016

Teori Organisasi Umum: Komunikasi

MAKALAH
TEORI ORGANISASI UMUM
KOMUNIKASI




OLEH:

NAMA       : SHUHA MURSILA DALIMUNTHE
KELAS       : 2KA11
NPM           : 16115558

DOSEN PEMBIMBING:
HERU PURNOMO SE., MM.

UNIVERSITAS GUNADARMA
2016/2017






KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang karena anugerah dari-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang "Komunikasi" ini.  Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah ini.
       Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca.










DAFTAR ISI

Sampul
Kata Pengantar.......................................................................................................... I
Daftar Isi.................................................................................................................. II
BAB I
a.       Latar Belakang...................................................................................... III
b.      Rumusan Masalah............................................................................... III
c.       Tujuan dan  Manfaat............................................................................. III
BAB II
a.       Pengertian komunikasi........................................................................... 1
b.      Proses Komunikasi.................................................................................. 2
c.       Hambatan Komunikasi…………………………………………………4
d.       Jenis-jenis Komunikasi………………………………………………...6
BAB III
a.       Kesimpulan.......................................................................................... 7
b.      Saran.....................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA











BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar belakang

Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.

Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan orang yang menerima pesan. Oleh sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu dengan yang lainnya.

B.     Rumusan masalah

Adapun masalah  dalam makalah  ini adalah sebagai berikut yaitu:
1.        Apa pengertian dari komunikasi?
2.        Bagaimana proses komunikasi?
3.        Apa saja yang menjadi hambatan komunikasi?
4.        Apa saja jenis-jenis komunikasi?

C.    Tujuan dan Manfaat

Tujuan penulisan makalah ilmiah ini adalah untuk mengetahui pengertian dari komunikasi dalam organisasi, proses komunikasi, apa saja hambatan komunikasi, bagaimana mengatasi hambatan komunikasi, apa saja jenis-jenis komunikasi. Di samping itu, makalah ini ditulis sebagai tugas individu pada mata kuliah Teori Organisasi Umum yang diberikan oleh pengajar.



BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Komunikasi

Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau Communis yang berartisamaataumenjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berartikita berusaha agarapa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.
Beberapa definisi komunikasi adalah:
1.     Komunikasi adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi(Astrid).
2.     Komunikasi adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang pikiran atau perasaan (Roben.J.G).
3.     Komunikasi adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang lain (Davis, 1981).
4.     Komunikasi adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
5.     Komunikasi adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain, komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).
            Komunikasi (communicare, latin) artinya berbicara atau menyampaikan pesan, informasi, pikiran, perasaan yang dilakukan seseorang kepada yang lain dengan mengharapkan jawaban, tanggapan, dari orang lain (Hohenberg : 1978). Komunikasi bermula dari sebuah gagasan yang ada pada diri seseorang yang diolah menjadi sebuah pesan dan disampaikan atau dikirimkan kepada orang lain dengan menggunakan media tertentu. Dari pesan yang disampaikan tersebut kemudian terdapat timbale balik berupa tanggapan atau jawaban dari orang yang menerima pesan tersebut. Dari proses terjadinya komunikasi itu, secara teknis pelaksanaan, komunikasi dapat dirumuskan sebagai kegiatan dimana seseorang menyampaikan pesan melalui media tertentu kepada orang lain dan sesudah menerima pesan serta memahami sejauh kemampuannya, penerima pesan menyampaikan tanggapan melalui media tertentu pula kepada orang yang menyampaikan pesan itu kepadanya (Agus M. Hardjana :Komunikasi intrapersonal dan interpersonal, 2003).





B.     Proses Komunikasi

Komunikasi merupakan suatu proses yang mempunyai komponen dasar  sebagai berikut :

Pengirim pesan, penerima pesan  dan  pesan

Semua fungsi manajer melibatkan  proses komunikasi. Proses komunikasi dapat dilihat pada skema dibawah ini :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXv9FdnsGwwWVCUGtDTrjYzS49Lzld4KZqhWbcPoqWLw3a7dTZdOM090mgzdk0SsOdhs8JePlhwcS9e6hsjYkK_tNP8IT5e-sAJP3fbAckUbZJUW7L9aTWQpPoowCST4J2Pzd9Xa4iBTI/s400/Proses+Komunikasi.png


1.      Pengirim pesan (sender) dan isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide  untuk disampaikan kepada seseorang dengan harapan   dapat dipahami oleh orang yang menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang akan disampaikan  atau diekspresikan  oleh pengirim pesan.  Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.

Materi pesan dapat berupa :
a.       Informasi
b.      Ajakan
c.       Rencana kerja
d.      Pertanyaan dan sebagainya


2.      Simbol/ isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol sehingga pesannya dapat       dipahami oleh  orang lain. Biasanya seorang manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan, (tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan  penyampaian pesan adalah untuk mengajak, membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.

3.      Media/penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio surat kabar,  papan pengumuman, telepon dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan  yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.

4.      Mengartikan kode/isyarat
Setelah  pesan diterima  melalui indera (telinga, mata dan seterusnya) maka  si penerima pesan  harus dapat mengartikan  simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga dapat dimengerti /dipahaminya.

5.      Penerima pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami pesan  dari sipengirim  meskipun dalam bentuk code/isyarat  tanpa mengurangi arti pesan  yang dimaksud oleh pengirim

6.      Balikan (feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi  kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting  bagi manajer atau pengirim pesan untuk mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat. Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya merupakan balikan langsung  yang mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan itu akan dilaksanakan atau tidak
Balikan yang diberikan oleh orang lain  didapat dari pengamatan pemberi balikan  terhadap perilaku maupun ucapan penerima pesan. Pemberi balikan  menggambarkan perilaku penerima pesan  sebagai reaksi  dari pesan  yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu untuk menumbuhkan  kepercayaan serta keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.

7.      Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses komunikasi  akan tetapi mempunyai pengaruh dalam  proses komunikasi, karena pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan adalah  hal yang  merintangi atau menghambat  komunikasi  sehingga penerima salah menafsirkan pesan  yang diterimanya.








C.    Hambatan Komunikasi

1.       Hambatan dari Proses  Komunikasi
·         Hambatan dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi  oleh perasaan atau situasi emosional.
·         Hambatan dalam penyandian/simbol
Hal ini dapat terjadi karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti  lebih dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
·         Hambatan media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan pesan.
·         Hambatan dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
·         Hambatan dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada  saat menerima /mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari informasi lebih lanjut.
·         Hambatan dalam memberikan  balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas dan sebagainya.

2.       Hambatan Fisik
Hambatan fisik dapat mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
3.       Hambatan Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan dalam komunikasi  kadang-kadang mempunyai  arti mendua yang berbeda, tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima
4.       Hambatan Psikologis 
Hambatan psikologis dan sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai serta harapan yang berbeda antara pengirim  dan penerima pesan.


D.    Jenis-Jenis Komunikasi

·                     Komunikasi menurut penyampaianya
Menurut cara penyampaiannya informasi dapat dibedakan menjadi dua diantaranya :

1.                   Komunikasi lisan
kommunikasi lisan merupakan komunikasi langsung yg terjadi secara langsung dan tidak dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat saling bertatap muka, misalnya dialog antara dua orang, wawancara dan sebagainya


 2. Komunikasi tertulis

Komuniaksi tertulis yg dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan suatu berita yg sifatnya singkat, jelas tetapi perlu untuk ditulis dengan maksud2 tertentu.


·                     Komunikasi menurut kelangsunganya

1.   komunikasi langsung
      pada proses komunikasi langsung, komunikasinya dilakukan secara langsung tanpa adanya bantuan perantara orang ketiga, ataupun media komunikasi yg  ada dan tidak dibatasi oleh jarak.

2.   komunikasi tidak langsung
      proses komunikasnya dilakukan dengan bantuan dari pihak ketiga atau bantuan dari berbagai alat media komunikasi.


·                     Komunikasi menurut perilaku
berdasarkan perilakunya, komunikasi dapat dibedakan menjadi dua diantaranya :

1. komunikasi formal 
    komunikasi formal biasanya terjadi antara anggota suatu organisasi / persuhaan yg tata caranya sudah diatur dalam struktur organisasinya 

2.  komunikasi infromal
     sedangkan komunikasi informal terjadi pada suatu organisasi / perusahaan yg tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan juga tidak adanya pengakuan secara resmi. komunikasi informal juga tidak memiliki pengaruh terhadap kepentingan organisasi / perusahaan.


·                     Komunikasi menurut maksud
Ada berbagai macam komunikasi yg memang memiliki maksud tertenu. contohnya sebagai berikut :
1.                  memberi cerahmah
2.                  berpidato
3.                  wawancara
4.                  memberi prasaran
5.                  memberi perintah atau tugas


·                     Komunikasi menurut ruang lingkup
komunikasi menurut ruang lingkup dapat dibedakan menjadi dua :
1.      Komunikasi internal merupakan suatu komunikasi yg berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan. komunikasi internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :komunikasi vertikal, komunikasi horisontal, komunikasi diagonal                                                                                                                                                                                     
2.      Komunikasi eksternal merupakan komunikasi yg berlangsung antara orgnaisasi atau perusahaan yg ada diluar ruang lingkup organisasi tersebut. komunikasi pihak luar dapat berbentuk : konfperensi pers, bakti sosial, siaran televisi dsb.










BAB III
PENUTUP

A.    Kesimpulan
Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”), secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
Di kehidupan ini komunikasi merupakan sesuatu yang sangat vital. Komunikasi berperan penting bagi kehidupan manusia, karena manusia itu sendiri dikenal sebagai makhluk social. Setiap saat pasti manusia di dunia ini melakukan komunikasi, baik itu komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal. Namun , berkomunikasi dengan mengharapkan timbal balik yang positif dari lawan bicara kita itu sulit.

B.     Saran
Dengan melalui  makalah ini kami selaku penyusun  mengharapkan  khususnya semua mahasiswa Universitas Gunadarma  dapat mengetahui serta memahami tentang Komunikasi dan bisa dapat berkomunikasi dengan lebih baik dalam lingkungan hidup dan berbagai organisasi.






DAFTAR PUSTAKA







Tidak ada komentar:

Posting Komentar