OLEH:
NAMA : SHUHA MURSILA DALIMUNTHE
KELAS : 2KA11
NPM :
16115558
HERU PURNOMO SE., MM.
2016/2017
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah
SWT yang karena anugerah dari-Nya kami dapat menyelesaikan makalah tentang
"Komunikasi" ini. Kami
mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami
selama pembuatan makalah ini berlangsung sehingga terealisasikanlah makalah
ini.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca.
Demikian yang dapat kami sampaikan, semoga makalah ini bisa bermanfaat dan berguna bagi pembaca.
DAFTAR ISI
Sampul
Kata
Pengantar..........................................................................................................
I
Daftar Isi..................................................................................................................
II
BAB I
a. Latar
Belakang......................................................................................
III
b. Rumusan
Masalah...............................................................................
III
c. Tujuan dan
Manfaat.............................................................................
III
BAB II
a. Pengertian komunikasi...........................................................................
1
b. Proses Komunikasi..................................................................................
2
c. Hambatan Komunikasi…………………………………………………4
d. Jenis-jenis Komunikasi………………………………………………...6
BAB III
a.
Kesimpulan..........................................................................................
7
b.
Saran.....................................................................................................7
DAFTAR PUSTAKA
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Komunikasi adalah "suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain". Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.
Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat
dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu,
misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini
disebut komunikasi dengan bahasa nonverbal.
Komunikasi atau communicaton berasal dari bahasa Latin communis yang berarti 'sama'. Communico, communicatio atau communicare yang berarti membuat sama (make to common). Secara sederhana
komunikasi dapat terjadi apabila ada kesamaan antara penyampaian pesan dan
orang yang menerima pesan. Oleh
sebab itu, komunikasi bergantung pada kemampuan kita untuk dapat memahami satu
dengan yang lainnya.
B. Rumusan masalah
Adapun masalah dalam makalah
ini adalah sebagai berikut yaitu:
1.
Apa
pengertian dari komunikasi?
2.
Bagaimana
proses komunikasi?
3.
Apa
saja yang menjadi hambatan komunikasi?
4.
Apa
saja jenis-jenis komunikasi?
C.
Tujuan dan Manfaat
Tujuan penulisan makalah ilmiah ini adalah untuk mengetahui
pengertian dari komunikasi dalam organisasi, proses komunikasi, apa saja
hambatan komunikasi, bagaimana mengatasi hambatan komunikasi, apa saja
jenis-jenis komunikasi. Di samping itu, makalah ini ditulis sebagai tugas
individu pada mata kuliah Teori Organisasi Umum yang diberikan oleh pengajar.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Komunikasi
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin Communicare atau
Communis yang berartisamaataumenjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi
dengan orang lain, berartikita berusaha agarapa yang disampaikan kepada orang
lain tersebut menjadi miliknya.
Beberapa definisi komunikasi
adalah:
1.
Komunikasi
adalah kegiatan pengoperan lambang yang mengandung arti/makna yang perlu dipahami
bersama oleh pihak yang terlibat dalam kegiatan komunikasi(Astrid).
2.
Komunikasi
adalah kegiatan perilaku atau kegiatan penyampaian pesan atau informasi tentang
pikiran atau perasaan (Roben.J.G).
3.
Komunikasi
adalah sebagai pemindahan informasi dan pengertian dari satu orang ke orang
lain (Davis, 1981).
4.
Komunikasi
adalah berusaha untuk mengadakan persamaan dengan orang lain (Schram,W)
5.
Komunikasi
adalah penyampaian dan memahami pesan dari satu orang kepada orang lain,
komunikasi merupakan proses sosial (Modul PRT, Lembaga Administrasi).
Komunikasi
(communicare, latin) artinya berbicara atau menyampaikan pesan, informasi,
pikiran, perasaan yang dilakukan seseorang kepada yang lain dengan mengharapkan
jawaban, tanggapan, dari orang lain (Hohenberg : 1978). Komunikasi bermula dari
sebuah gagasan yang ada pada diri seseorang yang diolah menjadi sebuah pesan
dan disampaikan atau dikirimkan kepada orang lain dengan menggunakan media
tertentu. Dari pesan yang disampaikan tersebut kemudian terdapat timbale balik
berupa tanggapan atau jawaban dari orang yang menerima pesan tersebut. Dari
proses terjadinya komunikasi itu, secara teknis pelaksanaan, komunikasi dapat
dirumuskan sebagai kegiatan dimana seseorang menyampaikan pesan melalui media
tertentu kepada orang lain dan sesudah menerima pesan serta memahami sejauh
kemampuannya, penerima pesan menyampaikan tanggapan melalui media tertentu pula
kepada orang yang menyampaikan pesan itu kepadanya (Agus M. Hardjana
:Komunikasi intrapersonal dan interpersonal, 2003).
B.
Proses Komunikasi
Komunikasi merupakan suatu proses yang mempunyai komponen
dasar sebagai berikut :
Pengirim pesan, penerima
pesan dan pesan
Semua fungsi manajer melibatkan proses komunikasi.
Proses komunikasi dapat dilihat pada skema dibawah ini :
1. Pengirim pesan (sender) dan
isi pesan/materi
Pengirim pesan adalah orang yang mempunyai ide untuk disampaikan kepada seseorang dengan
harapan dapat dipahami oleh orang yang
menerima pesan sesuai dengan yang dimaksudkannya. Pesan adalah informasi yang
akan disampaikan atau diekspresikan oleh pengirim pesan. Pesan dapat verbal atau non verbal dan pesan
akan efektif bila diorganisir secara baik dan jelas.
Materi pesan dapat berupa :
a. Informasi
b. Ajakan
c. Rencana
kerja
d. Pertanyaan
dan sebagainya
2. Simbol/
isyarat
Pada tahap ini pengirim pesan membuat kode atau simbol
sehingga pesannya dapat dipahami
oleh orang lain. Biasanya seorang
manajer menyampaikan pesan dalam bentuk kata-kata, gerakan anggota badan,
(tangan, kepala, mata dan bagian muka lainnya). Tujuan penyampaian pesan adalah untuk mengajak,
membujuk, mengubah sikap, perilaku atau menunjukkan arah tertentu.
3.
Media/penghubung
Adalah alat untuk penyampaian pesan seperti ; TV, radio
surat kabar, papan pengumuman, telepon
dan lainnya. Pemilihan media ini dapat dipengaruhi oleh isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan,
situasi dsb.
4. Mengartikan
kode/isyarat
Setelah pesan
diterima melalui indera (telinga, mata
dan seterusnya) maka si penerima
pesan harus dapat mengartikan simbul/kode dari pesan tersebut, sehingga
dapat dimengerti /dipahaminya.
5. Penerima
pesan
Penerima pesan adalah orang yang dapat memahami
pesan dari sipengirim meskipun dalam bentuk code/isyarat tanpa mengurangi arti pesan yang dimaksud oleh pengirim
6. Balikan
(feedback)
Balikan adalah isyarat atau tanggapan yang berisi kesan dari penerima pesan dalam bentuk verbal
maupun nonverbal. Tanpa balikan seorang pengirim pesan tidak akan tahu dampak
pesannya terhadap sipenerima pesan Hal ini penting bagi manajer atau pengirim pesan untuk
mengetahui apakah pesan sudah diterima dengan pemahaman yang benar dan tepat.
Balikan dapat disampaikan oleh penerima pesan atau orang lain yang bukan
penerima pesan. Balikan yang disampaikan oleh penerima pesan pada umumnya
merupakan balikan langsung yang
mengandung pemahaman atas pesan tersebut dan sekaligus merupakan apakah pesan
itu akan dilaksanakan atau tidak
Balikan yang diberikan oleh orang lain didapat dari pengamatan pemberi balikan terhadap perilaku maupun ucapan penerima
pesan. Pemberi balikan menggambarkan
perilaku penerima pesan sebagai
reaksi dari pesan yang diterimanya. Balikan bermanfaat untuk
memberikan informasi, saran yang dapat menjadi bahan pertimbangan dan membantu
untuk menumbuhkan kepercayaan serta
keterbukaan diantara komunikan, juga balikan dapat memperjelas persepsi.
7. Gangguan
Gangguan bukan merupakan bagian dari proses
komunikasi akan tetapi mempunyai
pengaruh dalam proses komunikasi, karena
pada setiap situasi hampir selalu ada hal yang mengganggu kita. Gangguan
adalah hal yang merintangi atau menghambat komunikasi
sehingga penerima salah menafsirkan pesan yang diterimanya.
C. Hambatan
Komunikasi
1.
Hambatan
dari Proses Komunikasi
·
Hambatan
dari pengirim pesan, misalnya pesan yang akan disampaikan belum jelas bagi
dirinya atau pengirim pesan, hal ini dipengaruhi oleh perasaan atau
situasi emosional.
·
Hambatan
dalam penyandian/simbol
Hal ini dapat terjadi
karena bahasa yang dipergunakan tidak jelas sehingga mempunyai arti lebih
dari satu, simbol yang dipergunakan antara si pengirim dan penerima tidak sama
atau bahasa yang dipergunakan terlalu sulit.
·
Hambatan
media, adalah hambatan yang terjadi dalam penggunaan media komunikasi, misalnya
gangguan suara radio dan aliran listrik sehingga tidak dapat mendengarkan
pesan.
·
Hambatan
dalam bahasa sandi. Hambatan terjadi dalam menafsirkan sandi oleh si penerima
·
Hambatan
dari penerima pesan, misalnya kurangnya perhatian pada saat menerima
/mendengarkan pesan, sikap prasangka tanggapan yang keliru dan tidak mencari
informasi lebih lanjut.
·
Hambatan
dalam memberikan balikan. Balikan yang diberikan tidak menggambarkan apa
adanya akan tetapi memberikan interpretatif, tidak tepat waktu atau tidak jelas
dan sebagainya.
2.
Hambatan
Fisik
Hambatan fisik dapat
mengganggu komunikasi yang efektif, cuaca gangguan alat komunikasi, dan lain
lain, misalnya: gangguan kesehatan, gangguan alat komunikasi dan sebagainya.
3.
Hambatan
Semantik.
Kata-kata yang dipergunakan
dalam komunikasi kadang-kadang mempunyai arti mendua yang berbeda,
tidak jelas atau berbelit-belit antara pemberi pesan dan penerima
4.
Hambatan
Psikologis
Hambatan psikologis dan
sosial kadang-kadang mengganggu komunikasi, misalnya; perbedaan nilai-nilai
serta harapan yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan.
D. Jenis-Jenis
Komunikasi
·
Komunikasi menurut penyampaianya
Menurut cara penyampaiannya
informasi dapat dibedakan menjadi dua diantaranya :
1.
Komunikasi lisan
kommunikasi
lisan merupakan komunikasi langsung yg terjadi secara langsung dan tidak
dibatasi oleh jarak, dimana dua belah pihak dapat saling bertatap muka,
misalnya dialog antara dua orang, wawancara dan sebagainya
2. Komunikasi
tertulis
Komuniaksi
tertulis yg dilaksanakan dalam bentuk surat dan dipergunakan untuk menyampaikan
suatu berita yg sifatnya singkat, jelas tetapi perlu untuk ditulis dengan
maksud2 tertentu.
·
Komunikasi menurut kelangsunganya
1.
komunikasi langsung
pada
proses komunikasi langsung, komunikasinya dilakukan secara langsung tanpa
adanya bantuan perantara orang ketiga, ataupun media komunikasi yg ada
dan tidak dibatasi oleh jarak.
2.
komunikasi tidak langsung
proses
komunikasnya dilakukan dengan bantuan dari pihak ketiga atau bantuan dari
berbagai alat media komunikasi.
·
Komunikasi menurut perilaku
berdasarkan perilakunya,
komunikasi dapat dibedakan menjadi dua diantaranya :
1.
komunikasi formal
komunikasi formal biasanya terjadi antara anggota suatu organisasi / persuhaan yg tata caranya sudah diatur dalam struktur organisasinya
komunikasi formal biasanya terjadi antara anggota suatu organisasi / persuhaan yg tata caranya sudah diatur dalam struktur organisasinya
2.
komunikasi infromal
sedangkan komunikasi informal terjadi pada suatu organisasi /
perusahaan yg tidak ditentukan dalam struktur organisasi dan juga tidak adanya
pengakuan secara resmi. komunikasi informal juga tidak memiliki pengaruh
terhadap kepentingan organisasi / perusahaan.
·
Komunikasi menurut maksud
Ada
berbagai macam komunikasi yg memang memiliki maksud tertenu. contohnya sebagai
berikut :
1.
memberi cerahmah
2.
berpidato
3.
wawancara
4.
memberi prasaran
5.
memberi perintah atau tugas
·
Komunikasi menurut ruang lingkup
komunikasi menurut ruang lingkup dapat
dibedakan menjadi dua :
1.
Komunikasi internal merupakan suatu komunikasi yg
berlangsung dalam ruang lingkup atau lingkungan organisasi atau perusahaan.
komunikasi internal ini dapat dibedakan menjadi 3 macam yaitu :komunikasi
vertikal, komunikasi horisontal, komunikasi diagonal
2.
Komunikasi eksternal merupakan komunikasi yg berlangsung
antara orgnaisasi atau perusahaan yg ada diluar ruang lingkup organisasi
tersebut. komunikasi pihak luar dapat berbentuk : konfperensi pers,
bakti sosial, siaran televisi dsb.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris
“communication”), secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari
bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam
kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu
suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.
Di
kehidupan ini komunikasi merupakan sesuatu yang sangat vital. Komunikasi
berperan penting bagi kehidupan manusia, karena manusia itu sendiri dikenal
sebagai makhluk social. Setiap saat pasti manusia di dunia ini melakukan
komunikasi, baik itu komunikasi verbal maupun komunikasi non verbal. Namun ,
berkomunikasi dengan mengharapkan timbal balik yang positif dari lawan bicara
kita itu sulit.
B. Saran
Dengan
melalui makalah ini kami selaku
penyusun mengharapkan khususnya semua mahasiswa Universitas
Gunadarma dapat mengetahui serta
memahami tentang Komunikasi dan bisa dapat berkomunikasi dengan lebih baik
dalam lingkungan hidup dan berbagai organisasi.
DAFTAR PUSTAKA


Tidak ada komentar:
Posting Komentar